Pengamatan

Dokumen

Pengamatan bertujuan untuk mengetahui jenis dan kepadatan populasi OPT, luas dan intensitas serangan OPT, luas kerusakan akibat DPI, daerah penyebaran serta factor-faktor yang mempengaruhinya. Hasil pengamantan dianalisis untuk menentukan langkah-langkah penanggulangan OPT/DPI yang tepat

  • Jenis Tanaman, OPT dan DPI
    Jenis tanaman yang diamati adalah jenis tanaman pangan utama, yaitu: padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi jalar, dan ubi kayu. OPT untuk masing-masing komoditas sangat banyak, untuk memudahkan dalam analisa dan pelaporan akan ditetapkan jenis OPT untuk jenis komoditas padi, jagung dan kedelai. OPT utama tanaman padi adalah tikus, wereng batang coklat, penggerek batang padi, BLB/kresek, blas dan tungro. OPT utama tanaman jagung adalah penggerek tongkol, bulai, penggerek batang, lalat bibit, ulat grayak, dan tikus. OPT utama tanaman kedelai adalah penggerek polong, penggulung daun, ulat grayak, lalat bibit, tikus, dan ulat jengkal. Sedangkan OPT utama untuk komoditas kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, dan ubi jalar disesuaikan dengan jenis OPT dominan. Kerusakan tanaman akibat dampak perubahan iklim utama yang diamati adalah banjir dan kekeringan, sedangkan untuk daerah yang mengalami kerusakan tanaman akibat bencana alam (erupsi gunung berapi, longsor, keracunan logam berat) dilaporkan sesuai dengan periode laporan.
  • Metode Pengamatan OPT
    Pengamatan OPT pada tanaman pangan dilakukan dengan 2 cara, yaitu Pengamatan Tetap dan Pengamatan Keliling atau Patroli.